TRIBUN-VIDEO.COM - Pihak keluarga almarhum Budi Hartanto (28), korban pembunuhan mutilasi, sudah berada di RS Bhayangkara Kota Kediri, Jawa Timur, untuk memantau pemeriksaan organ kepala yang berlangsung di rumah sakit milik polri itu.
Nasuka (56), paman korban, membenarkan organ yang tersimpan di ruang instalasi jenazah tersebut merupakan kepala dari keponakannya.
"Iya, benar," ujar Nasuka saat dikonfirmasi soal organ tersebut, Jumat (12/4/2019).
Saat ini, Nasuka menambahkan, pihak keluarga sudah bersiap membawa pulang potongan organ itu menyusul selesainya pemeriksaan oleh tim forensik.
Rencananya, organ tersebut akan dimakamkan dalam satu lubang bersama tubuh mayat yang sudah dimakamkan sebelumnya di Kelurahan Tamanan, Kota Kediri pada 3 April 2019.
"Satu makam. Ini sekarang makamnya sudah digali." pungkasnya.
Sebelumnya diberitakan, penemuan organ kepala itu setelah petugas melakukan pencarian di sungai yang ada di wilayah Dusun Plosokerep, Desa Bleber, Kecamatan Kras, Kabupaten Kediri, Jumat (12/4/2019).
Lokasi ini berjarak sekitar 12 kilometer dari lokasi penemuan kopor berisi tubuh tanpa kepala di Kecamatan Udanawu Kabupaten Blitar pada 3 April 2019 lalu.
Dengan demikian, Budi Hartanto (28) merupakan warga Tamanan, Kota Kediri yang jenazahnya ditemukan tanpa kepala di Blitar.
Pada Jumat (12/4/2019) atau sekitar 10 hari kemudian kepalanya ditemukan di wilayah Kabupaten Kediri.
Budi sendiri adalah tenaga honorer sekaligus guru tari. Sanggar tarinya yang bernama CK Dance kerap memenangi perlombaan tari. (Kompas / M Agus Fauzul Hakim)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Potongan Kepala Mayat dalam Koper Akan Langsung Dimakamkan", https://regional.kompas.com/read/2019....
Penulis : Kontributor Kediri, M Agus Fauzul Hakim
Editor : Khairina
Potongan Kepala Mayat Dalam Koper Ditemukan, akan Dimakamkan Satu Lubang dengan Tubuh camera iphone 8 plus apk | |
| 6 Likes | 6 Dislikes |
| 832 views views | 37.4K followers |
| News & Politics | Upload TimePublished on 12 Apr 2019 |
Không có nhận xét nào:
Đăng nhận xét